Tuesday, 18 Aug, 2026
keraton kadariyah pontianak

Keraton Kadariyah : Wisata Sejarah Budaya dan Ikon Pontianak

Keraton Kadariyah : Wisata Sejarah Budaya dan Ikon Pontianak. Ketika berbicara mengenai tempat wisata di Pontianak, banyak orang langsung teringat dengan Tugu Khatulistiwa. Namun, ada satu destinasi bersejarah yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi, yaitu Wisata Keraton Kadariyah Pontianak. Keraton ini merupakan peninggalan Kesultanan Pontianak sekaligus menjadi saksi lahirnya Kota Pontianak yang kini berkembang menjadi ibu kota Provinsi Kalimantan Barat.

Bagi wisatawan yang menyukai wisata sejarah, budaya, dan arsitektur tradisional Melayu, Keraton Kadariyah menawarkan pengalaman yang berbeda. Pengunjung tidak hanya menikmati bangunan berusia ratusan tahun, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat perjalanan sejarah Kesultanan Pontianak beserta warisan budaya yang masih terjaga hingga sekarang.

Sejarah Singkat Keraton Kadariyah Pontianak

Keraton Kadariyah didirikan oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kesultanan Pontianak. Pada tahun 1771, beliau membuka wilayah di pertemuan Sungai Kapuas dan Sungai Landak yang kemudian berkembang menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1778, Keraton Kadariyah resmi menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Pontianak.

Lokasi keraton dipilih karena sangat strategis. Pada masa itu, sungai merupakan jalur transportasi utama yang menghubungkan berbagai daerah di Kalimantan hingga ke wilayah Nusantara lainnya. Dari sinilah aktivitas perdagangan berkembang pesat dan menjadikan Pontianak sebagai salah satu kota penting di Kalimantan Barat.
Hingga kini, Keraton Kadariyah masih berdiri kokoh dan menjadi salah satu bukti sejarah perkembangan Islam serta budaya Melayu di Kalimantan Barat.

Arsitektur Keraton yang Sarat Makna

Salah satu daya tarik utama Keraton Kadariyah adalah arsitekturnya yang khas. Bangunan didominasi warna kuning yang melambangkan kebesaran dan kehormatan Kesultanan Melayu.
Sebagian besar struktur bangunan menggunakan kayu belian atau kayu ulin yang terkenal sangat kuat dan tahan terhadap cuaca. Meskipun telah berusia lebih dari dua abad, bangunan utama masih terawat dengan baik berkat proses pelestarian yang dilakukan oleh pihak Kesultanan dan pemerintah.

Baca Juga :  Rumah Radakng Pontianak Ikon Budaya Dayak yang Wajib Dikunjungi

Di setiap sudut bangunan, pengunjung dapat melihat ukiran-ukiran khas Melayu yang memperlihatkan keindahan seni tradisional. Desain interiornya juga masih mempertahankan nuansa kerajaan dengan tata ruang yang sederhana namun elegan.

Koleksi Bersejarah yang Tersimpan di Dalam Keraton

Memasuki bagian dalam Keraton Kadariyah, wisatawan akan menemukan berbagai koleksi peninggalan Kesultanan Pontianak yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Beberapa koleksi yang dapat disaksikan antara lain:

  • Singgasana Sultan Pontianak.
  • Peralatan rumah tangga kerajaan.
  • Pakaian kebesaran Sultan dan keluarga Kesultanan.
  • Keris dan senjata tradisional.
  • Meriam kuno.
  • Foto para Sultan Pontianak dari masa ke masa.
  • Silsilah Kesultanan Pontianak.
  • Berbagai benda pusaka yang diwariskan secara turun-temurun.

Setiap benda memiliki cerita tersendiri mengenai perjalanan Kesultanan Pontianak dan kehidupan masyarakat Melayu pada masa lampau

Pusat Pelestarian Budaya Melayu

Keraton Kadariyah tidak hanya menjadi museum sejarah, tetapi juga masih berfungsi sebagai pusat pelestarian budaya Melayu.
Berbagai kegiatan adat masih rutin dilaksanakan, seperti:

  • Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
  • Tradisi Robo’-Robo’.
  • Penyambutan tamu kehormatan.
  • Acara adat Kesultanan.
  • Kegiatan keagamaan dan budaya lainnya.

Karena masih dihuni oleh keturunan Kesultanan, suasana kerajaan masih terasa hidup. Wisatawan bahkan berkesempatan mendengarkan kisah sejarah secara langsung dari pihak pengelola maupun keluarga Kesultanan yang bertugas menjaga warisan budaya tersebut.

Lokasi Strategis di Tepi Sungai Kapuas

Keraton Kadariyah berada di kawasan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak. Lokasinya berada tidak jauh dari pertemuan Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Posisi ini menjadi salah satu alasan mengapa Kesultanan Pontianak berkembang pesat pada masa lalu.

Dari pusat Kota Pontianak, perjalanan menuju Keraton hanya memerlukan waktu sekitar 10–15 menit menggunakan kendaraan bermotor. Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda, tersedia pula perjalanan menggunakan perahu atau kapal wisata menyusuri Sungai Kapuas menuju kawasan Keraton. Perjalanan melalui sungai memberikan pemandangan khas kehidupan masyarakat tepian sungai yang menjadi ciri Kota Pontianak.

Baca Juga :  Pesona Wisata Taman Alun Kapuas Pontianak

Destinasi Wisata Lain di Sekitar Keraton

Mengunjungi Keraton Kadariyah akan semakin menarik jika dipadukan dengan beberapa destinasi wisata lain yang berada di sekitarnya.

1. Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman

Masjid bersejarah ini merupakan salah satu masjid tertua di Pontianak dan dibangun pada masa yang hampir bersamaan dengan Keraton Kadariyah. Arsitekturnya masih mempertahankan bentuk asli dengan dominasi kayu belian.

2. Sungai Kapuas

Sungai Kapuas merupakan sungai terpanjang di Indonesia. Di kawasan sekitar Keraton, wisatawan dapat menikmati pemandangan sungai sambil menyaksikan aktivitas masyarakat yang masih bergantung pada transportasi air.

3. Tugu Khatulistiwa

Jika memiliki waktu lebih, lanjutkan perjalanan menuju Tugu Khatulistiwa yang menjadi ikon Kota Pontianak. Di tempat ini, wisatawan dapat berdiri tepat di garis lintang nol derajat yang terkenal di dunia.

Aktivitas Menarik Saat Berkunjung

Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan ketika mengunjungi Wisata Keraton Kadariyah Pontianak.
Di antaranya:

  • Berkeliling melihat arsitektur bangunan.
  • Mengunjungi ruang singgasana Sultan.
  • Mengabadikan foto dengan latar bangunan kerajaan.
  • Belajar sejarah Kesultanan Pontianak.
  • Mengikuti tur edukasi jika tersedia.
  • Menikmati suasana tepian Sungai Kapuas.
  • Berinteraksi dengan pemandu lokal untuk mengetahui cerita-cerita menarik mengenai Keraton.

Wisata sejarah seperti ini sangat cocok untuk keluarga, pelajar, mahasiswa, maupun wisatawan yang ingin mengenal budaya lokal lebih dekat.

Tips Berkunjung ke Keraton Kadariyah

Agar kunjungan menjadi lebih nyaman, berikut beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

  • Datang pada pagi atau sore hari karena cuaca lebih sejuk.
  • Gunakan pakaian yang sopan sebagai bentuk penghormatan terhadap situs budaya.
  • Ikuti seluruh aturan yang berlaku selama berada di area Keraton.
  • Jangan menyentuh koleksi bersejarah tanpa izin.
  • Siapkan kamera untuk mengabadikan momen.
  • Gunakan jasa pemandu apabila ingin mendapatkan penjelasan sejarah yang lebih lengkap.
Baca Juga :  Taman Digulis Pontianak: untuk Rekreasi dan Wisata Kota

Mengapa Harus Mengunjungi Keraton Kadariyah?

Ada banyak alasan mengapa Keraton Kadariyah layak masuk dalam daftar kunjungan saat berada di Pontianak.

Pertama, tempat ini merupakan cikal bakal berdirinya Kota Pontianak.

Kedua, pengunjung dapat mempelajari sejarah Kesultanan Pontianak secara langsung melalui berbagai koleksi yang masih terawat.

Ketiga, suasana budaya Melayu masih sangat terasa karena Keraton masih menjadi bagian dari kehidupan keluarga Kesultanan.

Keempat, lokasinya mudah dijangkau dan dekat dengan berbagai destinasi wisata lainnya.

Kelima, wisata ini sangat cocok sebagai sarana edukasi bagi anak-anak maupun pelajar yang ingin mengenal sejarah Indonesia dari sudut pandang lokal.

Wisata Keraton Kadariyah Pontianak merupakan destinasi yang memadukan sejarah, budaya, arsitektur, dan nilai religius dalam satu kawasan. Sebagai pusat Kesultanan Pontianak sekaligus titik awal berkembangnya Kota Pontianak, Keraton Kadariyah memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan sejarah Kalimantan Barat.

Mengunjungi Keraton Kadariyah bukan hanya sekadar melihat bangunan tua, tetapi juga menyelami kisah perjuangan, kebudayaan Melayu, serta perkembangan Islam di wilayah Kalimantan Barat. Ditambah dengan lokasinya yang berada di tepi Sungai Kapuas dan berdekatan dengan berbagai objek wisata lainnya, Keraton Kadariyah menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin menikmati wisata sejarah yang edukatif dan berkesan.

Apabila Anda sedang merencanakan liburan ke Pontianak, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Keraton Kadariyah. Destinasi ini akan memberikan pengalaman yang berbeda sekaligus memperkaya wawasan tentang sejarah dan budaya Indonesia, untuk transportasi kendaraan, anda bisa menggunakan layanan Sewa Mobil Pontianak Lepas Kunci 24 Jam yang bisa anda gunakan sebagai transportasi utama.

Namun Kami juga memberikan layanan khusus bagi anda yang ingin berkeliling kota pontianak secara terbuka dengan layanan Rental Motor Pontianak dengan pilihan jenis kendaraan yang lengkap dengan paket sewa harian yang murah dan Kompetitik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *