Menelusuri Jejak Pangkala Bun Destinasi Wisata Yang Menarik

Mengenal Kota Pangkalan Bun

Pangkalan Bun adalah ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Kota yang dijuluki “Kota Manis” (akronim dari Minat, Aman, Nikmat, Indah, dan Segar) ini menyimpan pesona sejarah sebagai pusat Kesultanan Kutaringin dan dikenal sebagai gerbang utama menuju Taman Nasional Tanjung Puting, habitat orangutan .

Berikut adalah informasi detail tentang kota Pangkalan Bun yang berhasil saya rangkum untuk Anda.

Sejarah dan Asal-Usul Nama

Sejarah Pangkalan Bun tidak terlepas dari Kesultanan Kutaringin, sebuah kerajaan Islam yang merupakan cabang dari Kesultanan Banjar . Nama Pangkalan Bun sendiri memiliki akar sejarah yang unik dan erat kaitannya dengan tokoh lokal.

· Asal Mula Nama: Nama Pangkalan Bun berasal dari kata “Pongkalan Bu’un”. Alkisah, Sultan Imanuddin (Sultan ke-IX) sering berlayar dari Kotawaringin Lama dan singgah di sebuah pangkalan milik seorang penduduk lokal bernama Bu’un, yang berada di tepi Sungai Buun. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa Bu’un, Sultan kemudian menamai kawasan tersebut “Pongkalan Bu’un” yang kelak menjadi Pangkalan Bun . Nama resmi yang diberikan Sultan saat mendirikan negeri baru ini adalah Sukabumi Kutaringin Baru Pongkalan Bu’un .
· Hari Jadi: Kota Pangkalan Bun resmi berdiri pada tanggal 25 Juli 1806 Masehi (bertepatan dengan 9 Jumadil Awal 1221 Hijriah). Saat itu, Sultan Imanuddin menancapkan Tiang Sangga Buana sebagai simbol pemindahan pusat pemerintahan Kesultanan Kutaringin dari Kotawaringin Lama ke Pangkalan Bun . Tiang bersejarah ini, meskipun kini telah tumbang, masih terawat dan menjadi petilasan

Istana Kuning: Simbol Kejayaan Kesultanan

Ikon utama Kota Pangkalan Bun adalah Istana Kuning (Lawang Agung Bukit Indra Kencana). Istana ini didirikan bersamaan dengan berdirinya kota pada tahun 1806 dan selesai dibangun sekitar tahun 1811 .

· Arsitektur dan Sejarah: Bangunan ini merupakan istana panggung yang terbuat dari kayu ulin (kayu besi) yang sangat kokoh. Sayangnya, istana asli hangus terbakar pada tahun 1986 dan kemudian dibangun kembali pada tahun 2000 dengan bahan yang sama . Meski bernama Istana Kuning, bangunannya tidak dicat kuning. Warna kuning lebih banyak ditemukan pada elemenelemen di dalam istana, seperti gorden, payung, dan bendera kesultanan, yang melambangkan kemakmuran .
· Fungsi dan Daya Tarik: Kini, Istana Kuning berfungsi sebagai museum dan pusat kegiatan kebudayaan, seperti pertunjukan seni tradisional dan upacara adat . Pengunjung dapat melihat koleksi pusaka kerajaan, foto-foto keluarga kesultanan, serta meriam kuno di halamannya. Terletak di pusat kota, tempat ini mudah dijangkau dan tidak dipungut biaya masuk, namun pengunjung akan didampingi oleh pemandu yang ramah .
· Lokasi Makam Raja: Tidak jauh dari Istana Kuning, terdapat kompleks pemakaman raja-raja Kutaringin. Sultan Imanuddin, pendiri kota, dimakamkan di sebuah kubah kecil di area ini .

Gerbang Menuju Taman Nasional Tanjung Puting

Pangkalan Bun dikenal luas sebagai pintu masuk utama menuju Taman Nasional Tanjung Puting, salah satu kawasan konservasi orangutan paling terkenal di dunia .

Dari Pangkalan Bun, wisatawan biasanya memulai petualangan menyusuri Sungai Sekonyer dengan perahu klotok (perahu kayu tradisional) untuk mengamati orangutan di habitat aslinya, serta berbagai satwa lain seperti bekantan, macan dahan, dan beragam jenis burung eksotis . Keberadaan taman nasional ini menjadi daya tarik utama yang membawa wisatawan domestik dan mancanegara ke kota ini.

Perekonomian dan Transportasi

Sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan di Kotawaringin Barat, Perekonomian Pangkalan Bun ditopang oleh beberapa sektor utama:

· Agribisnis: Sektor ini menjadi penggerak utama ekonomi, didominasi oleh perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahannya (CPO) . Pelabuhan Kumai yang tidak jauh dari Pangkalan Bun menjadi salah satu gerbang ekspor CPO tersibuk di Indonesia .
· Perdagangan dan Jasa: Sebagai pusat kota, sektor perdagangan dan jasa juga tumbuh pesat untuk melayani kebutuhan masyarakat dan industri di sekitarnya .

Pangkalan Bun memiliki akses transportasi yang cukup baik:

· Udara: Bandara Iskandar melayani penerbangan ke berbagai kota besar seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Pontianak. Rute baru seperti Pangkalan Bun-Semarang terus dibuka untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta pariwisata .
· Darat: Kota ini dilintasi oleh Jalan Trans Kalimantan, menghubungkannya dengan Sampit, Ketapang, dan Pontianak .
· Laut: Pelabuhan Panglima Utar Kumai (atau Pelabuhan Kumai) melayani transportasi laut ke tujuan seperti Semarang dan Surabaya . Pelabuhan ini juga menjadi titik awal untuk wisata susur sungai

Destinasi Wisata dan Kuliner

Selain Istana Kuning dan Tanjung Puting, Pangkalan Bun menawarkan berbagai destinasi wisata dan kuliner yang menarik.

Wisata Unggulan di Pangkalan Bun

· Waterfront City Pangkalan Bun: Kawasan tepi Sungai Arut yang indah dengan berbagai restoran dan kafe. Tempat yang sempurna untuk bersantai sambil menikmati pemandangan sungai dan kuliner lokal .
· Taman Kota Manis (Pangkalan Bun Park): Ruang terbuka hijau di pusat kota yang asri, cocok untuk bersantai, berolahraga, atau sekadar melepas penat .
· Pantai Kubu & Talok Bogam: Dua destinasi pantai yang menawarkan keindahan alam khas pesisir Kalimantan .
· Danau Gatal: Danau alami dengan air yang jernih, cocok untuk berenang atau sekadar menikmati ketenangan alam .
· BSM Waterpark: Tempat rekreasi keluarga dengan berbagai wahana permainan air yang seru .

Kuliner Khas yang Wajib Dicoba

· Coto Menggala: Sup dengan bahan utama singkong atau ubi jalar, dengan kuah kaldu ayam dan kikil sebagai pengental. Cita rasanya gurih dan unik .
· Tempuyak: Hidangan dari durian yang difermentasi, biasanya dimasak dengan ikan atau daging menjadi gulai yang kaya rasa .
· Sambal Lucung: Sambal pedas dengan bahan utama bunga kecombrang yang memberikan aroma dan rasa khas .
· Harang Kadra: Kopi tumbuk khas Kampung Raja yang nikmat .
· Kerupuk Basa: Kerupuk basah yang belum dipotong tipis, biasanya dibakar terlebih dahulu lalu dicocol sambal .
· Wadai Ilat Sapi: Kue tradisional berbahan tepung terigu dan gula merah, berbentuk oval dengan warna kecoklatan .

Untuk mengunjungi kota pangkalan bun kami menyediakan layanan Rental  Mobil Pangkalan Bun dengan  harga yang kompetitif baik untuk layanan driver maupun lepas kunci

Related Post

Menelusuri Jejak Pangkala Bun Destinasi Wisata Yang Menarik
26Feb

Menelusuri Jejak Pangkala Bun Destinasi Wisata Yang Menarik

234 567 8912 Facebook-f X-twitter Linkedin-in Instagram Beranda Tentang Kami Rental Mobil…

Mengenal Kota Pontianak dan Destinasi Wisata Yang Menarik
23Feb

Mengenal Kota Pontianak dan Destinasi Wisata Yang Menarik

0811-5283-366 Facebook-f X-twitter Linkedin-in Instagram Beranda Tentang Kami Rental Mobil Pontianak Singkawang…

Kota Singkawang: “Kota Amal Bhakti” & Kota Seribu Kelenteng
26Jan

Kota Singkawang: “Kota Amal Bhakti” & Kota Seribu Kelenteng

0811-5283-366 Facebook-f X-twitter Linkedin-in Instagram Beranda Tentang Kami Rental Mobil Pontianak Singkawang…